Blog

Credibly reintermediate backend ideas for cross-platform models. Continually reintermediate integrated processes through technically sound intellectual capital.
peresmian-oncology2.jpg
08/Mar/2022

RSU Bunda Jakarta memberi dukungan penderita kanker prostat untuk dapat sembuh melalui kerjasama dengan Center Information & Support Center Association (CISC). Kanker prostat merupakan momok bagi kaum pria, terutama bagi mereka yang memasuki usia lanjut. Selain dari terapi pengobatan, pasien juga perlu mendapat dukungan untuk lebih semangat sembuh.

Perlakuan istimewa terhadap pasien kanker dimulai sejak tahap skrining hingga pasca pengobatan. Pasien harus tetap mendapat perhatian untuk memantau perkembangan kesehatan serta tingkat pemulihan fisik maupun psikologis.

Baca juga : Gejala Kanker Kolorektal (Usus Besar: Kolon dan Rektum)

Mengenai Komunitas CISC dan RS Bunda Group

CISC telah berdiri sejak tahun 2003 di Jakarta, dan merupakan organisasi nirlaba. Saat ini CISC telah memiliki 10 cabang di berbagai kota besar di Indonesia. CISC mudah dijangkau bagi yang tinggal di luar Jakarta dengan mengunjungi kantor cabang yang ada, yakni Yogyakarta, Semarang, Padang, Manado, Batam, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Visi dari organisasi ini adalah memberi dukungan dan informasi kepada semua masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari dukungan psikososial, meningkatkan kesadaran deteksi dini, serta akses informasi pengobatan kanker prostat yang memadai.

RSU Bunda Jakarta menyediakan perawatan kesehatan berstandar tinggi untuk membantu penanganan berbagai macam penyakit salah satunya kanker prostat. Salah satu upaya RSU Bunda Jakarta untuk membantu pasien kanker prostat adalah melalui RSM (Rizal Sini Memorial) Oncology yang menjadi pusat pelayanan khusus kanker. Didukung teknologi cangguh dan tenaga medis profesional, RSM menyediakan layanan deteksi dini kanker, prosedur bedah, serta kemoterapi.

RSU Bunda Jakarta menjalin hubungan kerjasama dengan komunitas CISC demi memberikan layanan komprehensif dan terintegrasi. RSU Bunda Jakarta juga menjadi wadah para survivor serta pejuang kanker untuk mendapatkan informasi terkait masalah kesehatan.

Kanker Prostat

Kanker yang hanya dialami oleh pria, dan berkembang pada kelenjar prostat. Perkembangannya secara perlahan, jarang disadari namun sebetulnya cukup agresif. Kanker ini umum dialami sejak usia 65 tahun ke atas. Prostat merupakan kelenjar yang ada di dasar kandung kemih pria. Ukurannya kecil, sebagai penghasil semen atau cairan yang keluar saat terjadi ejakulasi bersamaan dengan sperma.

Penyebab dari kanker prostat adalah perubahan genetik atau mutasi pada sel-sel yang berada di kelenjar prostat. Namun, penyebab terjadinya mutasi itu sendiri masih belum diketahui dengan pasti. Berikut adalah faktor-faktor penyebabnya kanker prostat.

  1. Penyebab Kanker Prostat

Penyebab utamanya adalah perubahan materi genetik sel-sel kelenjar prostat. Kemudian sel-sel tersebut tumbuh dan berkembang secara abnormal. Perubahan materi genetik tersebut didukung oleh beberapa kondisi berikut ini.

Pertambahan usia

Semakin bertambah usia seorang pria, kemampuan pertahanan tubuh mulai menurun. Saat terjadi perubahan atau mutasi sel, tubuh sulit memberikan perlawanan sehingga muncul sel-sel abnormal tersebut.

Masalah berat badan

Penderita obesitas cukup rentan mengalami gejala kelainan pada kelenjar prostat. Usia yang tidak lagi muda metabolisme tubuh mulai menurun, kalori tidak maksimal digunakan. Akibatnya muncul berbagai faktor penyebab penyakit.

Pola makan tidak seimbang

Pola makan kurang seimbang berkaitan dengan masalah berat badan dan kecukupan nutrisi. Untuk mencegah masalah kesehatan terutama kanker Anda harus mencukupinya dengan bahan makanan mengandung antioksidan dan likopen.

Terpapar bahan kimia

Bahan kimia yang bersifat karsinogenik sangat berbahaya, baik dari makanan atau bahan non-konsumsi.

PMS

PMS atau penyakit menular seksual menjadi pemicu adanya pertumbuhan abnormal sel-sel yang berkaitan dengan organ reproduksi maupun kelenjar prostat. Hindari perilaku berisiko penularan PMS sebisa mungkin.

Riwayat Genetik

Riwayat keturunan paling besar risikonya terhadap kemungkinan seseorang menderita kanker. Lakukan skrining di laboratorium atau rumah sakit apabila terdapat anggota keluarga yang pernah mengalami penyakit tersebut.

  1. Gejala Kanker Prostat

Pada stadium awal tidak akan timbul keluhan. Gejala akan muncul setelah masuk stadium lanjut karena ukuran makin membesar dan ditandai dengan sulit buang air kecil, atau buang air kecil tidak lancar.

RSM Oncology untuk Penanganan Kanker Prostat

RSM Oncology tersedia di RSU Bunda Jakarta. Unit ini menyediakan fasilitas lengkap untuk pasien kanker. RSM Oncology menyediakan pengobatan lebih maksimal karena tidak hanya menerapkan prinsip pengobatan medis, namun juga dengan melakukan pendekatan secara kekeluargaan terhadap pasien. Tujuannya untuk memberikan pendampingan serta dukungan agar pasien termotivasi untuk bertahan dan melawan kanker.

RSM Oncology memberikan pelayanan untuk kebutuhan deteksi dini, pembedahan (surgical oncology) dan pasca bedah. Kondisi pasien dipantau hingga sel-sel kanker benar-benar hilang dari tubuh pasien. Bedah onkologi RSM Oncology memiliki metode modern yang digunakan pada pengobatan khusus kanker. Pembedahan dilakukan berdasarkan pada aspek dasar onkologi, karakteristik tumor, sifat biologi serta aplikasi modalitas.

Aplikasi modalitas yang dimaksud adalah radioterapi, kemoterapi, terapi hormonal, terapi imun, dan sebagainya. Diaplikasikan sesuai stadium penyakit serta kondisi pasien. Semua diberikan dalam bentuk terapi pribadi kepada pasien.

Baca juga : Waspada! Berikut 8 Penyebab Kanker Paru-paru Selain Merokok

Anda dapat mengetahui lebih lanjut mengenai RSM Oncology dengan langsung berkonsultasi di RSU Bunda Jakarta. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.

 


peresmian-oncology3.jpg
15/Feb/2022

Bedah Onkologi (Surgical Oncology) adalah cabang ilmu dalam penganggulangan penyakit kanker dengan menitikberatkan aplikasi pembedahan dengan pengaplikasian modalitas lain seperti radioterapi, kemoterapi, imunoterapi, hormonal, terapi dan lainnya.

RSU Bunda Jakarta membuka RSM Oncology pada tanggal 4 Maret 2020, yang akan diresmikan oleh dr Ivan Sini MD FRANSCOG GDRM MMIS SpOG, selaku Komisaris Utama PT Bundamedik. Peresmian tersebut merupakan persembahan khusus atas dedikasi  dr. Rizal Sini, SpOG pendiri BMHS (Bundamedik Healthcare System).

Baca juga : Mengenal Gejala Kanker Kulit: Jenis, Penyebab & Cara Mengobati

RSM Oncology juga sudah menangani banyak kasus pasien kanker, dari kanker payudara, kanker serviks dan kanker ganas lainnya. Bersama tim dokter yang siap memberikan pelayanan untuk konsultasi dan perawatan berkualitas, RSM Oncology berspesialisasi dalam kemoterapi dan onkologi. Tim RS Bunda Group dan BMHS juga lakukan semuanya secara konsisten kepada pasien kanker dengan cara memperluas fasilitas perawatan.

Teknologi dan kemanusiawian

RSM Oncology berdiri dengan keyakinan bahwa pasien kanker harus mendapatkan manfaat dari pengobatan dengan teknologi baru, oncogemonic, sebagai personal terapi  yang relevan secara klinis.

Teknologi kedokteran maju pesat seiring dengan kebutuhan pasien, dengan demikian angka harapan hidup juga semakin tinggi. Inilah yang mendorong penciptaan RSM Oncology RSU Bunda Jakarta untuk menggabungkan teknologi kedokteran dengan pendekatan kekeluargaan untuk menguatkan harapan bertahan hidup penderita kanker.

RSU Bunda Jakarta  akan memberikan perlakuan khusus kepada para pasien kanker melalui perhatian tim medis tak berhenti sampai hanya di rumah sakit  saja. Ketika penyintas kanker sudah sampai rumah, Tim RSM Oncology masih akan memantau dan memberikan perhatian kepada pasien. Tak hanya dari sisi kemanusiaannya saja, tetapi juga mengedepankan teknologi terkini seputar pengobatan kanker.

Perawatan Onkologi di RSU Bunda Jakarta mampu melayani deteksi dini kanker, pembedahan dan kemoterapi berbagai jenis kanker yang di dukung oleh fasilitas dan tenaga medis handal dan terpercaya. Sebagai bentuk informasi dan edukasi berkaitan dengan RSM Oncology, RS Bunda Group mengadakan seminar onkologi dengan tema ‘Kanker dan Tatalaksananya’. Lebih dari 120 peserta menghadiri seminar ini, termasuk juga penyintas dari Yayasan kanker Indonesia, tenaga medis serta para undangan dengan pembicara :

  • Prof. Dr. dr. Aru W Sudoyo, SpPD, KHOM, FCAP
  • Agus Rizal A.H Hamid, SpU (K), PhD
  • dr. Diah Rini Handjari ,Sp.PA(K)
  • Kartiwa Hadi Nuryanto, SpOG (k) Onk
  • Iskandar, Sp.B (K) Onk
  • Patricia Mustika Widjaja, Sp.Rad (K)
  • Ira Mistivani,  SpKFR(K)
  • Dennis Jacobus, SpPK

Layanan Multidisiplin

Keberadaan RSM akan mempersingkat waktu diagnosis dengan awal pemberian terapi yang tepat. Klinik ini juga akan membantu pasien mendapatkan pelayanan terbaik. Hal ini dikarenakan anggota tim multidisiplin secara berkala mengadakan pertemuan yang sangat efektif. Pendekatan secara multidisiplin ini secara keseluruhan meningkatkan kualitas perawatan pasien kanker dan efektif biaya.

Baca juga : Wajib Tahu! Berikut 3 Cara Cek Kanker Payudara Sedari Dini

Satu hal yang perlu di garis bawahi, RSM Oncology dari RSU Bunda Jakarta tak sekadar memberikan pengobataan secara fisik. Yang terpenting adalah, bagaimana selalu membakar semangat hidup penyintas kanker dengan pendekatan dari hati dan manusiawi. Ketahui juga jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.

 


Wajib-Tahu-Berikut-3-Cara-Cek-Kanker-Payudara-Sedari-Dini.jpg
01/Feb/2022

Setiap orang perlu tahu cara cek kanker payudara dengan benar. Meski jarang, pria juga dapat mengalami kanker payudara, dan penyakit ini merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi bagi wanita selain kanker serviks. Kanker payudara terjadi akibat sel-sel jaringan pada organ tersebut tumbuh cepat tanpa kendali, merusak jaringan sehat di sekitarnya. Kanker payudara terbentuk di area lobulus atau kelenjar susu, saluran yang membawa susu (ductus). Pemeriksaan rutin sebagai deteksi dini bisa dilakukan mulai usia 20 tahun. Untuk usia 40-49 tahun dianjurkan melakukan Mammografi 1 tahun sekali dan usia 50-59 setiap 1-2 kali dalam setahun sebab risikonya yang lebih tinggi.

Baca juga : Apa Itu Kanker Endometrium: Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Cara Cek Kanker Payudara secara Mandiri

Sebenarnya panduan pengecekannya cukup mudah, dapat dilakukan secara mandiri tanpa biaya atau peralatan khusus. Terdapat 3 cara yang dapat dilakukan di rumah tanpa bantuan tenaga medis. Berikut penjelasannya lebih lanjut:

  1. Cek Kanker Payudara di Depan Cermin

Berdiri di depan cermin pada posisi tangan lurus ke bawah. Perhatikan bentuk, permukaan kulit, ukuran serta bentuk puting untuk mencari perbedaan yang ada. Lanjutkan dengan melihat dari sisi bagian samping. Kemudian bungkukkan tubuh Anda dan raba payudara Anda untuk mencari bentuk yang menonjol, membentuk bulatan, dan sebagainya. Perhatikan juga apa terdapat cairan yang keluar dari puting, baik saat ditekan maupun tidak.

  1. Deteksi Kanker Payudara Saat mandi

Cara cek kanker payudara juga dapat dilakukan saat mandi. Angkat satu tangan ke arah belakang kepala, kemudian tangan satu lagi meraba bagian demi bagian terutama keluar menuju arah ketiak Anda. Rasakan dengan seksama apakah terdapat benjolan atau bagian yang terasa keras. Ulangi langkah serupa untuk bagian satu lagi.

  1. Periksa Payudara Saat Berbaring

Posisi berbaring memungkinkan payudara mendatar sehingga lebih leluasa ketika memeriksa. Lumuri telapak tangan dan jari dengan krim atau gel tubuh agar licin sehingga lebih mudah untuk menelusuri permukaan kulit Anda. Angkat tangan kanan ke belakang kepala dan mulai dengan jari tangan kiri Anda di area paling luar payudara dengan gerakan memutar searah jarum jam. Pindahkan jari ke area agak dalam ulangi gerakan serupa secara perlahan. Lakukan perabaan hingga ke area areola atau dekat puting. Setelah selesai, lakukan pada bagian berikutnya. Perabaan dilakukan dengan pelan agar dapat merasakan jika ada benjolan kecil atau tidak.

Perubahan Pada Payudara yang Wajib Diwaspadai

Pemeriksaan secara mandiri dapat dilakukan kapan saja setiap waktu, namun akan lebih efektif dalam kurun 7 hingga 10 hari setelah menstruasi selesai karena bentuk tubuh dapat dipengaruhi oleh hormon. Faktor usia, pola makan, dan olahraga dapat menjadi penyebab adanya perubahan pada tubuh. Selain melakukan pemeriksaan secara mandiri dengan perabaan dan pengamatan terdapat perubahan yang perlu Anda waspadai.

Berikut diantaranya:

  1. Salah satu cara cek kanker payudara paling mudah diamati adalah ada atau tidaknya benjolan. Umumnya tidak terasa sakit dan ukurannya kecil kurang dari 2 cm.
  2. Perubahan warna, muncul kemerahan seperti iritasi, penebalan, atau tekstur menyerupai kulit jeruk. Perubahan ini sering dianggap karena infeksi, namun bisa jadi indikasi penyakit yang lebih berat.
  3. Puting nyeri, namun tidak selalu dirasakan terutama saat tidak ada sentuhan. Keluar cairan tidak normal atau bentuknya seperti masuk ke bagian dalam. Ini merupakan gejala kanker stadium 1 yang harus segera diatasi.
  4. Tumbuh benjolan di area bawah ketiak. Jaringan payudara bentuknya melebar, melalui kelenjar getah bening sel kanker dapat menyebar ke area bawah ketiak ditandai dengan terbentuknya benjolan.

Apa yang Harus Dilakukan Apabila Mengalami Gejala di atas

Setelah mengetahui cara cek kanker payudara secara mandiri serta mengenali cirinya, Anda dapat melakukan langkah penanganan paling tepat sebelum bertambah parah hingga sulit disembuhkan. Konsultasikan perubahan sekecil apapun yang ditemui ketika melakukan SADARI (periksa payudara sendiri) kepada dokter spesialis terdekat di kota Anda. Skrining melalui sesi wawancara untuk mengetahui apakah terdapat riwayat secara genetis. Selanjutnya dokter akan memeriksa fisik secara menyeluruh untuk memastikan apakah benar merupakan gejala awal kanker. Anda akan mendapatkan terapi setelah dinyatakan positif untuk menekan pertumbuhan sel penyebab kanker.

Baca juga : Pencegahan Kanker Serviks yang Perlu Bunda Ketahui

Kanker dalam bentuk apapun, merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya dan cukup fatal. Bila Anda tidak yakin dengan cara cek kanker payudara Anda sendiri, reservasikan diri Anda di RSU Bunda Jakarta untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih valid. Ketahui juga jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group.

 


IMG_5208-1200x800.jpg
25/Jan/2022

Ada banyak jenis kanker, dan salah satunya adalah kanker endometrium. Kanker endometrium adalah kanker yang menyerang lapisan di bagian dalam rahim. Kondisi ini umumnya terjadi pada wanita yang telah memasuki masa menopause, yaitu usia sekitar 60–70 tahun. Lapisan endometrium berperan sebagai tempat menempelnya sel telur yang telah dibuahi. Oleh karena itu, dinding endometrium akan menebal sebelum menstruasi. Jika sel telur tersebut tidak dibuahi, endometrium akan mengalami peluruhan sehingga terjadi menstruasi.

Baca juga : Pencegahan Kanker Serviks yang Perlu Bunda Ketahui

Mengenal Kanker Endometrium dan Jenisnya

Endometrium merupakan penyakit yang sering menyerang organ reproduksi wanita. Gejala yang mirip dengan gejala kanker ini perlu diperiksakan sesegara mungkin ke unit medis kanker seperti RSM Oncology.

Terdapat dua jenis kanker endometrium yang harus diketahui, yaitu tipe 1 dan 2. Masing-masing memiliki perbedaan tersendiri seperti berikut ini:

  1. Tipe 1

Pertama adalah tipe 1 yang paling sering terjadi. Pada tipe 1 sel perlahan-lahan mengalami perkembangan atau yang disebut dengan non agresif. Untuk jenis tipe 1 sudah bisa didiagnosis sejak dini.

  1. Tipe 2

Selain itu ada juga tipe 2. Tipe 2 memiliki perkembangan yang lebih agresif atau lebih cepat menyebar. Penderita tipe ini sering mengalami kambuh. Bentuk kanker tipe 2 ini adalah clear cell carcinomas dan uterine serous carcinomas. Sedangkan untuk bentuk tipe 1 adalah endometrioid adenocarcinoma. Jadi bentuk keduanya tidak sama.

Tanda-tanda yang Wajib Diwaspadai sebagai Gejala

Pendarahan pada vagina merupakan salah satu gejala umum dan sering dialami oleh penderita kanker endometrium. Gejala ini harus diwaspadai karena bisa berakibat fatal bila dibiarkan begitu saja. Biasanya gejala ini akan muncul apabila pasien sudah memasuki stadium awal. Adanya perbedaan pendarahan pada pasien yang sudah dan belum menopause. Adapun untuk gejala sebelum menopause adalah:

  1. Munculnya bercak darah padahal tidak sedang menstruasi
  2. Mengalami masa menstruasi lebih lama

Sedangkan gejala untuk orang yang sudah mengalami menopause adalah adanya keputihan encer dan bercampur dengan darah, juga terasa sakit saat berhubungan seksual. Jika Anda sedang mengalami gejala tersebut, ada baiknya untuk segera reservasikan pemeriksaan diri Anda ke RSM Oncology.

Penyebab dan Faktor Risikonya

Kanker endometrium disebabkan oleh sel-sel endometrium pada tubuh berubah dan mengalami pertumbuhan yang cepat. Pertumbuhan cepat tersebut menjadi tidak terkendali sehingga berubah menjadi penyakit. Adapun untuk beberapa penyebabnya adalah sudah masuk usia menopause atau sekitar umur 60 sampai 70 tahun dan wanita yang belum pernah hamil. Selain itu adanya ketidakseimbangan hormon progesteron dalam tubuh dan wanita obesitas.

Memiliki riwayat penyakit kanker usus dan kanker payudara serta adanya anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit tersebut. Selain itu penyebab lainnya adalah menstruasi terlalu dini yaitu kurang dari 12 tahun.

Beberapa Pilihan Jenis Penanganannya

Penanganan yang biasanya diberikan di antaranya adalah:

  1. Operasi

Operasi adalah penanganan penyakit paling tepat jika didiagnosis kanker endometrium. Berikut adalah 2 tipe operasi untuk menangani penyakit ini:

Histerektomi

Untuk mengatasi penyakit kanker yang terdeteksi sejak awal, maka bisa dilakukan histerektomi, yakni operasi pengangkatan rahim agar masalah perdarahan abnormal dalam vagina teratasi. Saat ini sudah tersedia histerektomi robotik di RSU Bunda Jakarta.

Salpingo-oophorectomy

Jenis operasi ini dilakukan dengan cara pengangkatan ovarium dan tuba falopi. Bentuk operasi ini terbagi menjadi 2 jenis, bilateral dan unilateral. Keduanya memiliki metode yang berbeda untuk mengatasi penyakitnya.

  1. Kemoterapi

Selain operasi, dokter juga akan meminta pasien untuk melakukan kemoterapi. Kemoterapi merupakan pengobatan yang diberikan kepada pasien berupa obat-obatan agar sel kanker bisa terbunuh. Selain itu kemoterapi juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyebaran sel-sel penyakit.

  1. Radioterapi

RSU Bunda Jakarta juga akan memberikan pengobatan dengan melakukan radioterapi. Radioterapi merupakan pengobatan yang memanfaatkan sinar radiasi tinggi. Biasanya dokter akan memberikan pengobatan ini bersamaan dengan kemoterapi.

Manfaat pengobatan radioterapi adalah untuk mencegah sel mengalami penyebaran. Radioterapi dibagi menjadi dua jenis, eksternal dan internal sebagai berikut:

Radioterapi Internal

Untuk internal adalah pengobatan dengan menempatkan bahan radioaktif ke dalam vagina pasien. Proses pengaplikasian alat ke dalam tubuh pasien adalah kenapa disebut dengan pengobatan radioterapi internal oleh sebagian besar orang.

Radioterapi Eksternal

Pada tipe ini, tubuh pasien akan diarahkan pancaran energi. Pancaran sinar tersebut akan mengenai sel sehingga tidak mengalami perkembangan. Tujuannya supaya sel kanker tidak berkembang lagi.

  1. Terapi Hormon

RSU Bunda Jakarta juga akan memberikan jenis pengobatan yang lain, yakni terapi hormon. Terapi hormon merupakan sebuah pengobatan yang juga diberikan dengan melalui obat-obatan. Biasanya terapi hormon dilakukan bersamaan dengan kemoterapi.

Ada dua jenis terapi yang dapat dipilih:

  • Peningkatan hormon progesterone
  • Peningkatan hormon estrogen

Biasanya terapi hormon diberikan kepada pasien yang sudah mengalami penyakit kanker stadium lanjut. Biasanya jika sudah stadium lanjut maka sel kankernya sudah menyebar hingga keluar dari rahim.

Baca juga : Nutrisi Seimbang Pada Penyitas Kanker

Apabila Anda mengalami gejala yang sama seperti di atas segeralah mencari bantuan. Anda juga bisa melakukan reservasi ke RSM Oncology untuk ditangani lebih lanjut di RSU Bunda Jakarta. Anda juga dapat mengetahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda untuk keluhan kesehatan lainnya. Laman informasi kami juga menawarkan layanan-layanan kesehatan lain untuk kebutuhan Anda.


IMG_5203-1-1200x800.jpg
18/Jan/2022

Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada serviks atau leher rahim. Penyakit ini menyerang sel-sel rahim umum dialami oleh wanita yang berusia 30 tahun ke atas. Kanker ini umumnya tidak didahului dengan gejala yang khas, sehingga gejala-gejala tersebut kerap kali diabaikan. Oleh karena itu,  pencegahan kanker serviks sangat penting dilakukan terutama bila diketahui sejak dini untuk tahap pengobatan pada kanker serviks pun dapat memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Berikut adalah pencegahan kanker serviks yang dapat Anda lakukan.

Baca juga : Nutrisi Seimbang Pada Penyitas Kanker

Pencegahan Kanker Serviks yang Dapat Dilakukan

Salah satu penyebab kanker serviks adalah Human Papilomavirus (HPV) yang terjangkit melalui kontak seksual. Anda dapat melakukan pencegahan kanker serviks dengan mengurangi gaya hidup pergaulan bebas, menggunakan pelindung seperti kondom saat berhubungan, juga hanya berhubungan dengan satu pasangan saja. Beberapa tindakan pencegahan juga dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

1. Pencegahan Kanker Serviks Dengan Melakukan Pemeriksaan

Pemeriksaan pertama dapat Anda laksanakan adalah pap smear. Langkah ini dilakukan melalui pemeriksaan pada leher rahim. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menemukan pra kanker atau sel yang akan terbentuk, salah satu indikasi awal kanker serviks. Pemeriksaan pap smear dianjurkan untuk wanita yang telah berusia 21 tahun dan rutin dilakukan tiap 3-4 tahun sekali.

Menginjak usia 30 tahun, Anda dapat melakukan tes DNA HPV dimana untuk mengetahui keberadaan virus di dalam rahim. Pemeriksaan ini perlu dilakukan setidaknya 5 tahun sekali, bila perlu lakukan pencegahan dengan melakukan vaksinasi pada rentang usia 9 sampai 26 tahun. Langkah ini dipercaya sebagai pelengkap memberikan ketahanan yang lebih efektif.

2. Pencegahan Kanker Serviks dengan Menjaga Kebersihan

Upaya selanjutnya yang harus dilakukan adalah menjaga kebersihan vagina, terutama saat Anda sedang menstruasi. Bisa menggunakan cairan antiseptik khusus kewanitaan yang sudah tersedia di berbagai pasaran dan sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter untuk produk yang dipilih. Paling penting terdapat adanya kandungan povidone iodine yang akan membantu membersihkan area kewanitaan tersebut.

Upaya pencegahan juga bisa dilakukan dengan berhenti kebiasaan merokok, apa hubungannya? Menurut penelitian, mereka yang suka merokok cenderung kesulitan dalam menghadapi virus, karena racun pada rokok itu sendiri.

Baca juga : Bunda Oncology Clinic, Wujudkan Harapan Baru untuk Survival Cancer

Sifatnya adalah oksidatif, sehingga saat melawan virus yang masuk ke dalam tubuh, kekuatan imun akan menurun. Oleh karena itu cobalah menghindari rokok mulai sekarang.


service-kemoterapi-oncologyweb-1500x997-1-1200x798.jpg
11/Jan/2022

Kanker tak begitu saja hadir tanpa sebab, istilah lain dari kanker adalah NEOPLASIA, yaitu adanya pertumbuhan baru. Neoplasia terjadi apabila sel-sel di dalam jaringan atau organ berkembang secara tidak terkendali sebagaimana yang seharusnya terjadi pada pertumbuhan normal. Penyebab terjadinya Neoplasia secara pasti masih sulit untuk dibuktikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara gizi dan kanker.

Baca juga : Bunda Oncology Clinic, Wujudkan Harapan Baru untuk Survival Cancer

Selain terapi medis, terapi nutrisi yang tepat dan lingkungan yang mendukung diharapkan dapat menunjang keberhasilan terapi pengobatan penderita kanker. Nutrisi yang masuk secara seimbang dapat menghambat kemungkinan terjadinya penurunan berat badan dan infeksi lebih lanjut. Masalah gizi yang dihadapi penderita kanker pada umumnya adalah sulitnya menerima makanan. Akibat adanya kanker dalam tubuh dan efek dari terapi pengobatan membuat penderita kanker mengalami berbagai problem nutrisi bila tidak segera diatasi dapat memperburuk kondisi kesehatannya. Dalam tulisan ini akan dibahas lebih lanjut mengenai efek nutrisi yang dapat menunjang terjadinya kanker, efek pengobatan kanker terhadap masukan nutrisi, problem nutrisi yang timbul akibat terapi pengobatan, serta terapi diet yang perlu dilakukan.

  1. Efek nutrisi yang dapat menunjang terjadinya kanker : Salah satu zat gizi yang berkaitan dengan penyebab terjadinya kanker adalah Lemak. Lemak sebenarnya komponen nutrisi yang diperlukan tubuh dan memiliki banyak manfaat. Tetapi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans terlalu sering dan jumlah banyak maka akan mengganggu Kesehatan termasuk diantaranya akan memicu sel kanker. Selain itu, kekurangan zat gizi mikro dalam waktu lama juga dapat memicu peningkatan risiko kanker. Karena beberapa zat gizi mikro berguna untuk menangkal radikal bebas termasuk melindungi sel dari proses keganasan.
  2. Efek pengobatan/ problem nutrisi yang timbul  kanker terhadap masukan nutrisi : Pengobatan yang dilakukan pada penderita kanker umumnya adalah melalui terapi radiasi, operasi, dan kemoterapi. Proses terapi pada kanker dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang berefek mengganggu asupan makan. Selain itu proses yang terjadi dalam tubuh seorang penderita kanker juga menyebabkan risiko kekurangan zat-zat gizi. Pada pasien kanker dalam kurun waktu tertentu akan mengalami penurunan status gizi atau akan mengalami kanker kaheksia,yang mana pasien menjadi sangat kurus, lemah, dan kurang gizi.
  3. Terapi makanan yang penting diberikan bagi pasien kanker untuk membantu penyerapan nutrisi makanan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pasien selama menjalani pengobatan:

KARBOHIDRAT

Karbohidrat sangat dibutuhkan oleh penderita kanker karena dapat memberikan energi yang diperlukan tubuh selama pengobatanKArbohidrat yang baik dikonsumsi adalah karbohidrat kompleks seperti gandum utuh, beras merah, produk sereal, kacang kering, kacang polong, dan lentil.

PROTEIN

Asam amino yang terkandung dalam protein berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan tubuh, dan pemeliharaan sistem kekebalan tubuh. Protein juga membantu tubuh untuk membuat sel, hormon, dan enzim.  Beberapa makanan yang mengandung protein seperti putih telur, daging tanpa lemak, ikan, susu, tahu, tempe dan yogurt dapat mengganti dan memperbaiki sel tubuh yang rusak karena penggerogotan sel kanker maupoun menjaga sel sehat dan juga system imun.

AIR

Sebagai komponen penting dalam tubuh, air dan cairan berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, menyalurkan nutrisi ke bagian tubuh yang membutuhkan, dan membantu mengeluarkan kotoran. Air merupakan pilihan terbaik untuk membantu tubuh dalam mempertahankan jumlah cairan yang memadai. Jika tubuh tidak mendapatkan cairan yang cukup selama pengobatan kanker, pasien kanker akan mengalami dehidrasi, apalagi jika disertai dengan muntah dan diare. Tanyakan kepada dokter untuk mengetahui berapa banyak air yang dibutuhkan untuk mencegah dehidrasi serta jenis cairan dan minuman seperti apa yang boleh dikonsumsi selama pengobatan.

VITAMIN

Sebagai senyawa kimia alami yang penting untuk kesehatan, vitamin membantu tubuh menciptakan energi dari karbohidrat, lemak, dan protein. Vitamin juga dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, menjaga sistem imun tubuh, serta menjaga kekuatan tulang, mata, kulit, kuku, dan rambut. Sumber utama vitamin dapat ditemukan dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari, seperti buah dan sayuran.

MINERAL

Tubuh membutuhkan mineral untuk membantu metabolisme karbohidrat dan  lemak hingga menjadi energi. Selain itu, mineral bersama vitamin juga berfungsi untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Asupan mineral didapatkan dari jenis makanan nabati dan hewani, antara lain seperti makanan mengandung kalsium, sayur-sayuran seperti brokoli, makanan laut, kacang-kacangan, dan lain sebagainya.

Baca juga : Pengobatan Kanker Berkelanjutan Membutuhkan Wadah Tepat

Selama pengobatan kanker, umumnya pasien akan kehilangan berat badan dan mengalami kondisi seperti mual, hilang nafsu makan, dan lain-lain. Konsultasikan dan mintalah rujukan pada dokter Anda serta dokter spesialis gizi klinik untuk membantu Anda membuat rencana pola makan terbaik untuk menunjang kebutuhan Anda dan/atau orang terkasih selama menjalani pengobatan kanker.


peresmian-oncology.jpg
03/Jun/2021

“Harapan ada disaat masih ada nafas kehidupan”

Teknologi kedokteran maju pesat seiring dengan kebutuhan pasien, dengan demikian angka harapan hidup juga semakin tinggi. Inilah yang terjadi di Oncology Clinic RSU Bunda Jakarta. Menggabungkan teknologi terkini di bidang kedokteran dengan pendekatan secara kekeluargaan untuk menguatkan para penderita kanker.

Baca juga : Pengobatan Kanker Berkelanjutan Membutuhkan Wadah Tepat

RSU Bunda Jakarta  akan memberikan perlakuan khusus kepada para pasien kanker. Contohnya perhatian tim medis tak berhenti sampai hanya di rumah sakit  saja. Ketika survival cancer sudah sampai rumah, Tim Bunda Oncology Clinic masih memantau dan memberikan perhatian kepada pasien. Tak hanya dari sisi kemanusiaannya saja, tetapi juga mengedepankan teknologi terkini seputar pengobatan kanker.

Bedah Oncology (Surgical Oncology) adalah cabang ilmu dalam penganggulangan penyakit kanker dengan menitik beratkan aplikasi pembedahan dalam semua aspek yang kesemuanya didasari penguasaan pengetahuan yang mendalam tentang dasar-dasar oncology, sifat biologi tumor dan hal yang berhubungan dengan pengaplikasian modalitas lain seperti radioterapi, kemoterapi, imunoterapi, hormonal, terapi dan lainnya.

Bunda Oncology Clinic didirikan dengan keyakinan bahwa pasien kanker dan keluarga mereka harus mendapatkan manfaat dari pengobatan yang di lakukan dengan teknologi baru dengan oncogemonic yang dikenal sebagai personal terapi  yang relevan secara klinis.

Perawatan Onkologi di RSU Bunda Jakarta mampu melayani deteksi dini kanker, pembedahan dan kemoterapi berbagai jenis kanker yang di dukung oleh fasilitas dan tenaga medis handal dan terpercaya.

RSU Bunda Jakarta melakukan Re opening  Bunda Oncology Clinic pada tanggal 4 Maret 2020, yang akan diresmikan oleh dr Ivan Sini MD FRANSCOG GDRM MMIS SpOG, selaku Komisaris Utama PT Bundamedik. Peresmian tersebut merupakan persembahan khusus atas dedikasi  dr. Rizal Sini, SpOG pendiri BMHS (Bundamedik Healthcare System).

Sebagai bentuk informasi dan edukasi berkaitan dengan Bunda Oncology Clinic, diadakan seminar onkologi dengan tema “Kanker dan Tatalaksananya” yang dihadiri lebih dari 120 peserta , dihadiri oleh survivor dari Yayasan kanker Indonesia, tenaga medis serta para undangan.

Baca juga : RSU Bunda Jakarta Layani Perawatan Onkologi

dengan pembicara :

  • Prof. Dr. dr. Aru W Sudoyo, SpPD, KHOM, FCAP
  • dr. Agus Rizal A.H Hamid, SpU (K), PhD
  • DR. dr. Diah Rini Handjari ,Sp.PA(K)
  • dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, SpOG (k) Onk
  • dr. Patricia Mustika Widjaja, Sp.Rad (K)
  • dr. Ira Mistivani,  SpKFR(K)
  • dr. Dennis Jacobus, SpPK

Satu hal yang perlu di garis bawahi, Bunda Oncolgy Clinic tak sekadar memberikan pengobataan secara fisik. Yang terpenting adalah, bagaimana selalu membakar semangat hidup survival cancer dengan pendekatan dari hati dan manusiawi.


peresmian-oncology4.jpg
19/Agu/2020

Pengobatan kanker terkadang terhambat karena layanan yang tidak paripurna atau terpisahnya antar bidang-bidang ilmu kedokteran.

Dr. Rizal Memorial Oncology Clinic (RSM) resmi dibuka Maret 2020. RSM didirikan dengan keyakinan pasien kanker dan keluarga mereka harus mendapatkan manfaat dari pengobatan dengan teknologi baru yang relevan secara klinis, serta merupakan persembahan dan dedikasi khusus kepada dr. Rizal Sini, SpOG pendiri BMHS.

Baca juga : RSU Bunda Jakarta Layani Perawatan Onkologi

Keberadaan RSM pun membantu pasien kanker mendapat perawatan yang terpadu atau multidisiplin. Sebelumya penatalaksanaan pasien kanker terkadang melibatkan banyak rujukan antara bidang dokter yang satu ke dokter lainnya. Hal ini tentunya membingungkan dan menimbulkan ketidakpuasan pasien.

Menurut  pakar  kanker, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FACP pembentuk klinik kanker ini sudah sesuai dengan apa yang dilakukan di negara-negara maju, seperti Singapura, Eropa, dan Amerika tentang pengobatan kanker.

“Pengobatan kanker adalah pendekatan sebuah tim dari berbagai bidang. Jadi sebisa mungkin fasilitas, pengobatan, dan diagnosis berada dalam satu wadah atau dikelola bersama-sama atau satu tim.  Pembentukan klinik oleh RSU Bunda adalah langkah tepat dan dalam arah yang benar,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan dr. Hayatun Nufus, SpPD, salah satu anggota Tim RSM, keberadaan sebuah klinik dalam pengobatan kanker adalah sangat perlu.

“Jumlah kasus kanker semakin meningkat. Kondisi ini disebabkan banyak hal, mulai dari faktor genetik hingga gaya hidup. Beban akibat penyakit kanker pun cukup besar. Mulai dari psikis hingga finansial. Akses pengobatannya pun terbatas,” ungkapnya.

KEUNGGULAN

Keberadaan RSM akan mempersingkat waktu diagnosis dengan awal pemberian terapi yang tepat. Klinik ini juga akan membantu pasien mendapatkan pelayanan terbaik. Hal ini dikarenakan anggota tim multidisiplin secara berkala mengadakan pertemuan yang sangat efektif. Pendekatan secara multidisiplin ini secara keseluruhan meningkatkan kualitas perawatan pasien kanker dan efektif biaya.

“Kami berdiskusi dalam memutuskan pemberian terapi dan obat apa yang tepat untuk pasien. Kami pun memantau efek dan perkembangan dari pengobatannya,” jelas dr. Hayatun .

Dokter Hayatun menambahkan saat ini pelayanan yang telah berjalan adalah one day chemotherapy. Namun, dirinya juga memastikan, standar perawatan pasien sangat konsisten. Tim multidisiplin juga memberikan pendapat secara terintegrasi untuk setiap perkembangan perawatan pasien kanker.

“RSM sudah sesuai dengan prosedur tetap dalam pengobatan kanker. Berbagai kasus jenis dan stadium kanker dapat ditangani di RSM.

Baca juga : Bunda Oncology Clinic, Harapan Baru untuk “Survival Cancer”

“Di masa depan diharapkan RSM dapat mengenal dan menjangkau masyarakat luas. Pelayanan RSM juga akan  menjangkau hulu hingga hilir. Pelayanan tak sebatas hanya pasien dengan stadium awal namun juga pelayanan paliatif. Kita pun akan melakukan berbagai upaya promotif dan preventif,” harapnya.


peresmian-oncology3.jpg
22/Jul/2020

Setiap orang sakit selalu memiliki harapan untuk sembuh dan hidup lebih lama lagi. Termasuk mereka yang sudah divonis menderita penyakit kanker.

Kuncinya adalah bagaimana tim dokter dan pasien yakin bahwa setiap usaha pengobatan akan membuahkan hasil.

“Jadi selama masih ada nafas, maka harapan selalu ada,” tutur Novarina, survivor kanker payudara saat memberikan testimoni terkait sistem pengobatan di Bunda Hope Oncology Center di RSU Bunda Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/8).

Baca juga : Bunda Oncology Clinic, Harapan Baru untuk “Survival Cancer”

Karena itu, meski saat mendatangi RSU Bunda Menteng, Novarina sudah menderita kanker payudara stadium IIIB, ia tidak berputus asa. Tim dokter berhasil menumbuhkan semangatnya untuk bersama-sama untuk menjalani setiap proses dan tahapan terapi kanker yang dilakukannya.

Selama 9 bulan menjalani terapi di Bunda Hope Oncology Center, Novarina merasakan perkembangan yang sangat bagus. Sel-sel kanker yang menggerogoti payudaranya, hati dan paru-parunya, nyatanya bisa dikendalikan. Bahkan kini ia bisa bertahan hidup dengan kondisi yang jauh lebih sehat.

“Saya sudah menjalani kemoterai yag ke-14 kali. Perkembangannya sangat positif. Mudah-mudahan saya bisa melewati semuanya dengan baik,” tambahnya.

Ia mengakui selama berobat di Bunda Hope Oncologi Center, perasaannya jauh lebih nyaman dibanding saat berobat di Malaysia. Selain peralatannya yang canggih, di RSU Bunda Menteng, tim dokter yang menangani sangat baik dan bersahabat.

Bunda Hope Oncology Center diakui Didit Winnetauw, Direktur RSU Bunda Menteng, beroperasi sejak Oktober 2016. Meski relatif baru, Bunda Hope Oncology Center sudah menangani banyak kasus pasien kanker, dari kanker payudara, kanker serviks dan kanker ganas lainnya.

“Kami memiliki tim dokter yang siap memberikan pelayanan untuk konsultasi dan perawatan berkualitas dengan spesialis kemoterapi dan onkologi. Kami lakukan semuanya secara konsisten kepada pasien kanker dengan cara memperluas fasilitas diagnostik molekuler dan genetika,”.

Unit kanker RSU Bunda Menteng ini didirikan dengan keyakinan bahwa pasien kanker dan keluarganya harus mendapatkan manfaat dari setiap pengobatan yang dilakukan dengan teknologi yang relevan secara klinis.

Untuk ilmu pengetahuan, Bunda Hope Oncology Center berfokus pada heterogenitas intratumoral dan evolusi klon mematikan. Klon mematikan adalah sel-sel yang pada akhirnya menyebabkan kematian pada pasien kanker karena kemampuan mereka mengganggu fungsi organ tubuh.

“Dengan mengidentifikasi klon mana yang berpotensi mematikan, Bunda Hope Oncology Center berharap dapat menerapkan diagnosa dan pengobatan kanker terhadap bagian kanker tersebut,”.

Baca juga :Apa itu Kanker Tiroid? Penyebab dan Pengobatannya

Bedah onkologi (surgical oncology) itu sendiri adalah cabang ilmu dalam penanggulangan penyakit kanker dengan menitikberatkan pada aplikasi pembedahan dalam semua aspek yang kesemuanya didasari penguasaan pengetahuan yang mendalam tentang dasar-dasar onkologi, sifat biologi tumor dan hal lain yang berhubungan dengan pengaplikasian modalitas lain seperti radioterapi, kemoterapi, imunoterapi, hormonal terapi dan lainnya.

media : https://menara62.com/rsu-bunda-jakarta-layani-perawatan-onkologi/


peresmian-oncology2.jpg
22/Jul/2020

Teknologi kedokteran maju pesat seiring dengan kebutuhan pasien, dengan demikian angka harapan hidup juga semakin tinggi. Inilah yang terjadi di Oncology Clinic RSU Bunda Jakarta.

Menggabungkan teknologi terkini di bidang kedokteran dengan pendekatan secara kekeluargaan untuk menguatkan para penderita kanker. RSU Bunda Jakarta akan memberikan perlakuan khusus kepada para pasien kanker. Contohnya perhatian tim medis tak berhenti sampai hanya di rumah sakit saja. Ketika survival cancer sudah sampai rumah, Tim Bunda Oncology Clinic masih memantau dan memberikan perhatian kepada pasien. Tak hanya dari sisi kemanusiaannya saja, tetapi juga mengedepankan teknologi terkini seputar pengobatan kanker.

Baca juga : Gejala Kanker Kolorektal (Usus Besar: Kolon dan Rektum)

Bedah Oncology (Surgical Oncology) adalah cabang ilmu dalam penanggulangan penyakit kanker dengan menitikberatkan aplikasi pembedahan dalam semua aspek yang kesemuanya didasari penguasaan pengetahuan yang mendalam tentang dasardasar oncology, sifat biologi tumor dan hal yang berhubungan dengan pengaplikasian modalitas lain seperti radioterapi, kemoterapi, imunoterapi, hormonal, terapi dan lainnya Bunda Hope Oncology Center didirikan dengan keyakinan bahwa pasien kanker dan keluarga mereka harus mendapatkan manfaat dari pengobatan yang di lakukan dengan teknologi baru yang relevan secara klinis. Perawatan Onkologi di RSU Bunda Jakarta mampu melayani deteksi dini kanker, pembedahan dan kemoterapi berbagai jenis kanker yang di dukung oleh fasilitas dan tenaga medis handal dan terpercaya.

RSU Bunda Jakarta melakukan reopening Bunda Oncology Clinic pada tanggal 4 Maret 2020, yang akan diresmikan oleh dr Ivan Sini MD FRANSCOG GDRM MMIS SpOG, selaku Komisaris Utama PT Bundamedik.

Baca juga : RSU Bunda Jakarta Mendukung Komunitas CISC untuk Penderita Kanker Prostat

Peresmian tersebut merupakan persembahan dan dedikasi kepada Almarhun dr Rizal Sini SpOG.pendiri BMHS (Bundamedik Healthcare System). Sebagai bentuk informasi dan edukasi berkaitan dengan Bunda Oncology Clinic, diadakan seminar onkologi dengan tema Kanker dan Tatalaksananya yang dihadiri lebih dari 120 peserta, diantaranya survivor dari Yayasan Kanker Indonesia, para tenaga medis serta undangan lainnya.

media : http://www.koran-jakarta.com/bunda-oncology-clinic–harapan-baru-untuk–survival-cancer-/



btTextCenter  btSimpleHoverType

Every Step With BUNDA




btTextCenter  btSimpleHoverType

Every Step With BUNDA





bmhs1973      bmhs1973      bmhs1973

Call Centre : 1-500-799

24/7 EMERGENCY NUMBER

Call us now if you are in a medical emergency need, we will reply swiftly and provide you with a medical aid.




Copyright by BMHS 2020. All rights reserved.



Copyright by BMHS 2020. All rights reserved.